{"id":693,"date":"2022-07-09T08:00:58","date_gmt":"2022-07-09T08:00:58","guid":{"rendered":"https:\/\/sekolahmuridmerdeka.id\/blog\/?p=693"},"modified":"2022-07-19T01:49:29","modified_gmt":"2022-07-19T01:49:29","slug":"perkembangan-kognitif-anak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.sekolahmuridmerdeka.id\/blog\/perkembangan-kognitif-anak\/","title":{"rendered":"Cara Mendorong Perkembangan Kemampuan Kognitif Anak Usia Pra-TK"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ayah Bunda harus tahu kalau 90% perkembangan otak anak berlangsung saat mereka berusia dini. Oleh karena itu, masa pra-TK adalah momen tepat dalam meningkatkan perkembangan kognitif anak. Kemampuan kognitif berkaitan dengan berbagai hal, termasuk di antaranya adalah cara berkomunikasi, kemampuan berpikir, penyelesaian masalah, dan lain sebagainya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-745 size-full\" title=\"Perkembangan Kemampuan Kognitif\" src=\"https:\/\/sekolahmuridmerdeka.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/4-1-intipesan-com.jpg\" alt=\"Perkembangan Kemampuan Kognitif\" width=\"800\" height=\"533\" srcset=\"https:\/\/www.sekolahmuridmerdeka.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/4-1-intipesan-com.jpg 800w, https:\/\/www.sekolahmuridmerdeka.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/4-1-intipesan-com-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.sekolahmuridmerdeka.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/4-1-intipesan-com-768x512.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<h2><b>Mengapa Anak Perlu Mengembangkan Kemampuan Kognitif di Usia PraTK<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ayah Bunda mungkin berpikir, mengapa anak perlu meningkatkan kemampuan kognitif? Ada banyak alasan yang menjadi jawabannya. <\/span><a href=\"https:\/\/katadata.co.id\/safrezi\/berita\/61e5417a3bbd2\/kognitif-adalah-aktivitas-mental-ini-pengertian-dan-fungsinya\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perkembangan kognitif anak<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> mempunyai kaitan erat dengan kemampuan berpikir. Kemampuan kognitif yang baik membuat anak bisa memperoleh beberapa keuntungan, termasuk di antaranya adalah:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memproses informasi baru dengan lebih cepat<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meningkatkan kemampuan berpikir secara fokus<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mendorong kemampuan berpikir kritis<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Singkatnya, kemampuan kognitif berhubungan erat dengan perkembangan otak. Oleh karena itu, tidak heran kalau si kecil yang mempunyai kemampuan kognitif baik, akan tumbuh menjadi seorang anak yang cerdas.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><em><strong>Baca Juga : <\/strong><\/em><a href=\"https:\/\/sekolahmuridmerdeka.id\/blog\/index.php\/bagaimana-ya-rasanya-belajar-di-kelas-tatap-muka-rutin-smm\/\"><em><strong>Belajar di Kelas Tatap Muka Rutin SMM<\/strong><\/em><\/a><\/p>\n<h2><b>Aktivitas yang Mendorong Perkembangan Kemampuan Kognitif Anak<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada banyak kegiatan yang dapat mendorong perkembangan kognitif anak. Kegiatan tersebut di antaranya adalah:\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Puzzle<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bermain puzzle adalah cara yang sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan kognitif. Dari permainan puzzle, anak bisa belajar menyelesaikan sebuah permasalahan. Selain itu, puzzle juga dapat mendorong anak untuk belajar berkonsentrasi, bersabar, dan memunculkan perasaan senang atas sebuah pencapaian.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Melakukan Pemilahan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Aktivitas bermain dalam melakukan pemilahan benda juga sangat efektif dalam mendorong perkembangan kognitif anak. Lewat kegiatan ini, anak dapat mengenali berbagai bentuk benda. Selanjutnya, mereka bisa mengamati perbedaan serta persamaan dari benda-benda tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Latihan Warna dan Bentuk<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Aktivitas anak yang tidak kalah menarik untuk perkembangan kemampuan kognitifnya adalah belajar bentuk dan warna. Latihan ini adalah salah satu bentuk kegiatan observasi yang menarik bagi anak. Sebagai contoh, Ayah Bunda dapat meminta si kecil untuk mengambil pita berwarna merah muda di antara tumpukan barang-barang dengan berbagai warna.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Bermain dengan Benda-Benda di Sekitar<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara selanjutnya adalah pengembangan kognitif anak adalah melalui permainan dengan benda yang mereka temui sehari-hari. Metode belajar seperti ini sangat efektif dalam mendorong perkembangan otak anak. Mereka bisa berimajinasi dan berkreasi secara bebas cukup dengan menggunakan peralatan yang sederhana.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>5. Bermain Game<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Metode belajar yang paling menyenangkan bagi seorang anak adalah melalui permainan. Anak bisa belajar banyak hal dari sebuah permainan yang mereka lakukan. Terlebih lagi, permainan tersebut dilakukan bersama-sama dengan teman sebaya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada banyak pilihan permainan yang bisa Ayah Bunda pilih. Sebagai contoh, permainan petak umpet. Dalam permainan ini, anak bisa berpikir kreatif dalam mencari tempat persembunyian. Ayah Bunda bakal terkejut dengan bagaimana cara mereka bersembunyi.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>6. Membaca<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ayah Bunda dapat pula membiasakan si kecil untuk membaca buku. Caranya mudah, ajak anak untuk membaca buku cerita yang disukainya. Bacakan buku tersebut di depan mereka. Agar menarik, baca buku cerita itu dengan disertai ekspresi sesuai dengan isi buku.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kebiasaan mengajak anak membaca buku bakal membuat mereka memperoleh kosakata yang banyak. Selain itu, anak juga dapat belajar kemampuan berbahasa dengan baik. Tidak menutup kemungkinan, anak bakal menjadi pribadi yang gemar membaca di masa depan.<\/span><\/p>\n<h3><b>7. Ajukan Pertanyaan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara terakhir dalam mendorong perkembangan kognitif anak adalah dengan mengajukan pertanyaan. Sebagai langkah awal, ajukan pertanyaan yang sederhana. Misalnya, minta anak untuk menirukan suara kucing atau tanyakan apa saja aktivitas yang mereka lakukan sepanjang hari.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertanyaan-pertanyaan tersebut akan membuat si kecil berpikir dan merasa lebih percaya diri. Kalau perlu, Ayah Bunda bisa memilih jenis pertanyaan yang mendorong anak untuk menjawab dengan disertai penjelasan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Aktivitas yang dapat mendorong kemampuan kognitif anak bisa Ayah Bunda lakukan di rumah. Kuncinya, temani anak dan ajari mereka dengan penuh kesabaran. Ayo eksplor dan ketahui program-program di <strong><a href=\"https:\/\/www.sekolahmuridmerdeka.id\/\">Sekolah Murid Merdeka!<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ayah Bunda harus tahu kalau 90% perkembangan otak anak berlangsung saat mereka berusia dini. Oleh karena itu, masa pra-TK adalah momen tepat dalam meningkatkan perkembangan kognitif anak. Kemampuan kognitif berkaitan dengan berbagai hal, termasuk di antaranya adalah cara berkomunikasi, kemampuan berpikir, penyelesaian masalah, dan lain sebagainya.\u00a0 Mengapa Anak Perlu Mengembangkan Kemampuan Kognitif di Usia PraTK [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":744,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[15,21],"tags":[31,26,27,40,39,69,37,28],"class_list":["post-693","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-parenting","category-terbaru","tag-anak","tag-belajar","tag-informatif","tag-kemampuan","tag-kognitif","tag-perkembangan-kognitif-anak","tag-permainan","tag-sekolah"],"acf":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.sekolahmuridmerdeka.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/4-0-ardisaz-com.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.sekolahmuridmerdeka.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/693","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.sekolahmuridmerdeka.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.sekolahmuridmerdeka.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sekolahmuridmerdeka.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sekolahmuridmerdeka.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=693"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.sekolahmuridmerdeka.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/693\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":807,"href":"https:\/\/www.sekolahmuridmerdeka.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/693\/revisions\/807"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sekolahmuridmerdeka.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/744"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.sekolahmuridmerdeka.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=693"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sekolahmuridmerdeka.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=693"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sekolahmuridmerdeka.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=693"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}